Busing trafo adalah komponen penting yang memungkinkan konduktor listrik melewati penghalang ground dengan aman, seperti tangki trafo. Perbedaan utama antara kedua jenis ini adalah cara mereka menangani tekanan listrik.
Busing non-kondensor:
Busing non-kondensor, juga dikenal sebagai busing insulasi padat, yang menggunakan bahan insulasi tebal dan curah, bukan sistem 'penilaian kapasitansi' yang mewah untuk mengisolasi listrik.
Mereka memiliki struktur sederhana: konduktor yang dikelilingi oleh bahan seperti porselen, minyak atau udara. Kurangnya sistem kapasitif yang terkontrol dan mengelola tegangan melalui bentuk konduktor dan sifat isolator. Keuntungan utama mereka adalah konstruksi yang sederhana dan kokoh serta hemat biaya untuk aplikasi tegangan rendah dan menengah (hingga 36 kV).
Busing kondensor
Busing kondensor (kapasitif) dirancang untuk tegangan lebih tinggi (72,5 kV ke atas).
Dibandingkan dengan busing insulasi padat, busing kondensor memiliki konstruksi yang relatif kompleks. Mereka memiliki inti khusus di tengahnya yang 'bertingkat kapasitansi'. Artinya, ia dirancang untuk menyebarkan tegangan secara merata. Inovasi inti mereka adalah dimasukkannya lapisan konduktif (seringkali foil logam) yang tertanam di dalam isolasi utama, —biasanya kertas bermutu tinggi yang diresapi dengan resin atau minyak.
Lapisan-lapisan ini disusun secara konsentris, menciptakan serangkaian kapasitor antara konduktor dan flensa yang diarde. Struktur ini menciptakan gradien tegangan yang seragam dan terkendali di sepanjang bushing, sehingga secara efektif meminimalkan konsentrasi tekanan listrik yang berbahaya. Hal ini memungkinkan desain yang lebih kompak, efisien, dan andal pada tegangan yang sangat tinggi.
Jenis busing kondensor:
Busing kondensor terutama dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sistem insulasi utamanya.
1. Kertas yang diresapi minyak (OIP): Ini adalah jenis isolasi tradisional dan sangat andal dimana kertas diresapi dengan minyak isolasi. Ia dikenal karena sifat dielektriknya yang sangat baik, tetapi diperlukan sistem yang tertutup.
2. Kertas yang diresapi resin (RIP): Ini adalah bushing tipe kering modern. Lapisan kertas diresapi dengan resin epoksi dalam kondisi vakum dan panas untuk membentuk unit monolitik padat. Bushing RIP bebas perawatan dan tidak bocor, dan kini menjadi teknologi dominan untuk peralatan baru.
3. Bushing Kondensor Berinsulasi Gas : Diisi dengan gas sulfur heksafluorida (SF₆). Lebih kecil dan bagus untuk peralatan dalam ruangan.
Singkatnya, meskipun bushing non-kondensor memadai untuk tegangan rendah, desain kapasitor yang rumit sangat penting untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan masa pakai jaringan tegangan tinggi yang lebih lama.